;

Api

Api adalah oksidasi cepat terhadap suatu material dalam proses pembakaran kimiawi, yang menghasilkan panas, cahaya, dan berbagai hasil reaksi kimia lainnya. Proses oksidasi yang lebih lambat seperti pengkaratan atau pencernaan tidak termasuk dalam definisi tersebut. Api berupa energi berintensitas yang bervariasi dan memiliki bentuk cahaya (dengan panjang gelombang juga di luar spektrum visual sehingga dapat tidak terlihat oleh mata manusia) dan panas yang juga dapat menimbulkan asap.
Api (warnanya-dipengaruhi oleh intensitas cahayanya) biasanya digunakan untuk menentukan apakah suatu bahan bakar termasuk dalam tingkatan kombusi sehingga dapat digunakan untuk keperluan manusia (misal digunakan sebagai bahan bakar api unggun, perapian atau kompor gas) atau tingkat pembakar yang keras yang bersifat sangat penghancur, membakar dengan tak terkendali sehingga merugikan manusia (misal, pembakaran pada gedung, hutan, dan sebagainya).
Penemuan cara membuat api merupakan salah satu hal yang paling berguna bagi manusia, karena dengan api, golongan hominids (manusia dan kerabatnya seperti kera) dapat aman dari hewan buas, memasak makanan, dan mendapat sumber cahaya serta menjaga dirinya agar tetap hangat. Bahkan masih banyak masyarakat zaman sekarang tapi terisolir, menganggap api adalah sumber kehidupan segala mahluk hidup.

Nama Anda - 22.06

10 Orang tertua di Indonesia

10. Minah, Tasikmalaya (120 tahun)
Petugas sensus mendapati tiga perempuan berusia 100 tahun lebih di Desa Cogreg, Kecamatan Cikatomas, Kabupaten Tasikmalaya, Jawa Barat (Jabar). Salah satunya adalah Minah yang telah berusia 120 tahun. Salah seorang tokoh masyarakat setempat, Abdul Hadi (61), membenarkan bahwa Minah berusia 120 tahun merupakan wanita tertua di daerahnya. Berdasarkan keterangan keluarga ketiga nenek tersebut dan tokoh masyarakat lainnya, usia memang lebih dari seabad. ''Pengakuan dari keluarganya juga seperti itu, usianya sudah 120 tahun,'' tegasnya.
Anak pertama Minah, Sukaesih (80), mengemukakan bahwa Minah berdasarkan catatan keluarganya dilahirkan sebelum tahun 1900, dan pernah mengalami masa penjajahan Belanda, Jepang hingga proklamasi kemerdekaan. ''Catatan resminya saya tidak punya, namun setahu saya emak dilahirkan sebelum tahun 1900,'' ungkap Sukaesih yang sudah memiliki buyut.

9. Marwah, Sumenep (121 tahun)
Badan Pusat Statistik Kabupaten Sumenep, Jawa Timur, menemukan tiga warga di kabupaten itu berusia lebih dari 100 tahun. Mereka adalah Rafiudin, 105 tahun dan Diyah, 106 tahun, warga Desa Matanair, Kecamatan Rubaru, dan yang tertua yaitu Marwah, 121 tahun, warga Desa Gunggung Kecamatan Batuan. Namun pada sumber yang lain dikatakan bahwa usia Rafiudin dari Sumenep adalah 127 tahun, 6 tahun lebih tua dari Marwah.

8. Hajah Riah, Tangerang (122 tahun)
Di rumah sederhana yang terbuat dari bilik bambu inilah, Hajah Riah 122 tahun, warga kampung Sarakan RT 01/04 Desa Suaksari Kecamatan Rajeg Kabupaten Tangerang tinggal. Wanita berusia lebih dari seratus tahun tersebut, di temukan petugas sensus setempat.
Dari data sensus setempat, ibu tua ini memiliki 14 orang anak, namun sebagian diantaranya sudah meninggal. Dan saat ini hanya terdapat lima orang anak, dengan kondisi yang sudah sama tua. Hajah Riah terlihat masih sehat, meski harus ditopang dengan tongkat jika hendak berjalan. Dalam kesehariannya, nenek yang mempunyai 25 cucu dan 10 cicit tersebut, hanya beraktifitas dirumah. Hajah Riah yang tak bisa berbahasa Indonesia ini hanya terbata-bata saat wartawan hendak meminta keterangan dari kehidupannya selama ini. Ia hanya sesekali mengucapkan kalau dirinya mempunyai banyak anak.

7. Rafiudin, Sumenep (127 tahun)
Surabaya - Seorang warga Dusun Brekas, Desa Matanair, Kecamatan Rubaru, Kabupaten Sumenep, Madura tergolong manusia tertua. Pria bernama Moh Rapiuddin telah berusia 127 tahun. Hal ini terungkap saat petugas Sensus Penduduk 2010 yang melakukan pencacatan ke rumahnya. Rapiuddin masih terlihat sehat dan tetap melakukan aktivitas sehari-hari. Seperti membuat anyaman bambu pesanan para tetangga.
Sementara petugas sensus penduduk setempat, Moh Anwar membenarkan jika umur Rapiuddin itu telah mencapai 127 tahun. "Satu-satunya warga yang paling tua baru ditemukan 1 orang," kata Anwar kepada wartawan di lokasi.
Sumber lain menyebutkan, Rapiuddin memang agak lambat menikah karena sejak remaja dia suka berkeliling kemana-mana dan sempat lama di sebuah pesantren di Kota Sumenep.

6. Fatimah binti Yakob, Aceh (127 tahun)
Seorang nenek bernama Fatimah Binti Takob diketahui menjadi nenek tertua di Aceh. Nenek berusia 127 tahun itu kini bermukim di Desa Krueng Lingka Barat, Kecamatan Baktia, Aceh Utara. Fatimah Binti Yakob diperkirakan lahir tahun 1883, dengan lima anak. Bahkan, anak pertamanya kini berusia 108 tahun, anak kedua Aisyah 104 tahun, anak ketiga Muhammad 98 tahun (meninggal dunia), anak ke empat Asiah berumur 87 tahun dan terakhir Rafasah 56
tahun.
“Masyarakat tiga desa di kawasan ini mengakui bahwa Fatimah sudah berumur lebih dari 127 tahun bahkan bisa jadi telah 132 tahun dan ini diperoleh keterangan dari BPS Aceh Utara," kata Kepala BPS Aceh Utara Husnul.

5. Mak Encuh, Bandung (130 tahun)
Petugas sensus penduduk di Kel. Wates, Kec. Bandung Kidul, menemukan dan mencatat seorang warga berusia 130 tahun atas nama Encuh, yang tinggal di sebuah rumah di Jln. M. Toha, Gg. Lasmi RT 02/RW 01. Bisa jadi Encuh merupakan orang tertua yang hidup di Bandung.
Di usianya itu, Encuh tidak memiliki anak meski mengaku telah menikah dua kali. Di rumahnya yang sederhana, ia hanya ditemani anak angkatnya, Ruika (68). Kondisi Encuh sendiri cukup sehat, masih berbicara dengan lancar dan mendengar dengan jelas. Ia bahkan tidak pernah mengidap penyakit parah. Penyakit rematik yang umumnya dialami oleh lansia pun tidak pernah dirasakannya. Hanya saja, kini Mak Encuh memiliki kekurangan dalam penglihatan.

4. Nek Camat, Aceh (132 tahun)
Petugas sensus penduduk (SP) Aceh Timur menyebutkan, Tgk Ismail Daud Alias Nek Camat warga Desa lhok Meureu Kecamatan Darul Ikhsan menjadi orang tertua di Aceh Timur. Disebutkan, hingga saat ini terhitung usia Nek Camat 132 tahun.“Kami ketahui setelah petugas di Kecamatan Darul Ikhsan, Abdul Manaf Hanafiah melaporkan bahwa di Desa Lhok Meureu ada warga yang telah berumur 132 tahun.
Selanjutnya saya langsung terjun ke rumah yang bersangkutan untuk melakukan pengecekan kebenaran laporan petugas lapangan dan dari beberapa saksi bahwa Nek Camat adalah orang tertua di Aceh Timur," ungkap Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Aceh Timur, Munir Ilyas, SE.
Menurut Munir, kegiatan Sensus Penduduk (SP) 2010 ini selain mencatat jumlah penduduk juga dapat menemukan hal-hal yang unik, seperti penemuan orang tertua atau lainnya. Dari pengakuan Tgk Ismail Daud, dia dilahirkan sekitar tahun 1878.
Hal ini dibuktikan oleh beberapa orang tua dikampung tersebut, juga dari pengakuan salah seorang anaknya di Aceh Singkil, Abdul Wahab (82), mantan Angkatan Laut, yang telah dihubunginya via hand phone.

3. Karnita, Bekasi (140 tahun)
Syamsudin, petugas BPS Kabupaten Bekasi itu mengatakan, lelaki itu ditemukan dalam sensus 2010 ini. Dia bernama Karnita. Dia tinggal bersama lima cucu dan tujuh cicitnya di RT 1/4, Segara Jaya, Taruma Jaya, Kabupaten Bekasi. "Pada pencacahan Kamis (13/5), kami menemuinya dan mendatanya," ujar Syamsudin. Kendati belum memiliki KTP, kebenaran dari pengakuan Karnita bisa dibuktikan. Karnita masih ingat peristiwa yang dialami saat penjajahan Jepang maupun Belanda.
"Saya juga menanyakan kepada keluarga perihal pernikahan Karnita. Dia telah 13 kali memiliki istri," katanya. Karnita merupakan lelaki keturunan Cirebon yang sebelumnya selalu berpindah-pindah tempat dan akhirnya menetap di Desa Segara Jaya, Kabupaten Bekasi.
Salah seorang cucu Karnita, Warni (45), membenarkan usia kakeknya telah menginjak 140 tahun.

2. Saparman Sodimejo, Sragen (142 tahun)
Saparman Sodimejo, warga Dukuh Segeran RT 18, Desa Cemeng, Kecamatan Sambungmacan, Sragen merupakan manusia tertua di wilayah Bumi Sukowati. Hal ini diketahui setelah dilakukan sensus penduduk 2010. Dengan langkah membungkuk, Saparman Sodimejo, kakek berusia 142 tahun masih kuat mencangkul, kendati tubuhnya tak kuat untuk berjalan tegap. Bahkan pendengarannya sedikit terganggu sehingga menjadi hambatan bagi warga yang ingin berkomunikasi dengannya.
“Terpaksa harus berbicara keras saat bertanya atau berkomunikasi dengan simbah. Kendati sudah usia lanjut, simbah suka minum es teh dan makannya kuat,” ujar Suwarni, 35, cucu menantunya ditemui Espos di kediamannya, Kamis (20/5).

1. Ambu Unah, Pandeglang (143 tahun)
Ditengah-tengah pelaksanaan Sensus Penduduk, Tim dari Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Pandeglang, menemukan warga usia tertua yaitu Askah binti Singga (101 tahun) di Desa Sindang Laut, Kecamatan Carita dan Maemunah (143 tahun) di Kampung Jaha Girang Rt 15/06 Desa Kadu Dodol, Kecamatan Cimanuk.Nenek Maemunah yang biasa akrab dipanggil Ambu Unah, berdasarkan data sensus yang dikirimkan ke Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Pandeglang, diduga lahir tahun 1867 silam. Oleh karena itu melalui Tim Koordinator Probing Pendalaman dan Pengkajian Data penduduk, BPS Kabupaten Pandeglang melakukan survey langsung ke lapangan guna mengetahui ke-validan data tersebut. “Hasil yang kami terima dari petugas dilapangan, ditemukan ada warga yang usianya mencapai ratusan tahun, dan kami perlu mendalami dan mengkaji data itu,” kata Budiman, BST selaku Koordinator Tim.
Sungguh sangat luar biasa, di seusia yang ratusan tahun ini, Ambu Unah masih dapat beraktifitas seperti layaknya orang usia 50-60 tahunan. Bahkan, ia masih senang jajan dan jalan-jalan keluar rumah, bermodalkan tongkat bambunya.

Nama Anda - 07.00

USB Modem

Kelebihan USB Modem

Pertama masalah kelebihan menggunakan USB MODEM. Kelebihan yang paling utama adalah masalah mobilitas. Modem USB ini bisa dibawa-bawa ke mana saja kita pergi. Begitu ingin konek ke internet kapan saja dan di mana saja langsung tancap ke laptop, asalkan ada jaringan dari provider mobile internet. Bayangkan jika kita membawa modem ADSL seperti punyanya speedy, mana bisa kita ngalor ngidul sambil membawa kabel telepon Telkom itu 
Kelebihan kedua adalah sekarang ini sudah banyak provider seluler yang menawarkan koneksi wireless internet berkecepatan tinggi. Sebut saja Telkomsel Flash dan Indosat IM2 yang menyediakan paket unlimited dengan tarif yang relatif terjangkau. Belum lagi operator lain yang menjual koneksinya per kilobyte, seperti AXIS, XL, IM3, Mentari, Simpati dan bolo-bolonya.
Semakin banyak alternatif maka memberikan kebebasan kepada pengguna untuk menentukan pilihan terbaik. Koneksi operator A busuk pindah ke operator B. Kalau dua-duanya busuk pindah ke operator yang lain lagi. Tapi kalau mau pindah-pindah begini syaratnya harus menggunakan modem USB yang unlocked. Jangan beli yang bundling karena biasanya locked alias terkunci, hanya bisa digunakan untuk satu operator saja.
Kelebihan yang lain lagi adalah modem USB ini cukup bandel dipakai konek ke internet selama berjam-jam. Selama ada jaringan, tancap terus!. Saya sendiri sudah membuktikan, rata-rata modem USB yang saya beli dengan dollar dari seorang mantan kyai kondang di Jawa Timur ini saya gunakan untuk mengakses internet lebih dari 10 jam per hari. Panas? Itu wajar, makanya perlu dikasih kipas supaya tidak terlalu panas. Modem yang lain mungkin juga kuat sih dipakai berinternet selama berjam-jam 
Satu lagi, sekarang ini sudah banyak modem USB yang multifungsi. Bisa sekaligus difungsikan sebagai media penyimpanan data layaknya USB Flash Disk. Jadi tidak perlu repot membawa banyak barang. Praktis!
Kelebihan yang lain? Masih banyak, tergantung dengan pengalaman pribadi masing-masing pengguna. Kalau terlalu banyak menyebutkan kelebihan nanti bisa dikira promosi ;)

Kelemahan USB Modem

Tak ada gading yang tak retak. Begitu juga dengan USB modem ini. Salah satu kelemahan yang paling menonjol adalah kecepatan koneksinya yang sangat bergantung kepada besar-kecilnya sinyal dari operator. Tergantung jenis sinyalnya juga. Kalau pas dapat sinyal HSDPA, 3G atau UMTS rasanya baru diklik langsung mak whuuuuzzzzz…. Tapi kalau dapat sinyal GPRS lemotnya ampun-ampun. Jangankan buka Youtube, loading gambar aja lamanya minta ampun!
Kelemahan lain adalah kurang praktis jika dibandingkan dengan modem PCMCIA dan Express Card yang built-in atau bisa ditancapkan ke slot internal. Namanya juga USB, maka sudah pasti external. Namun demikian menurut saya ini tidak begitu masalah karena bentuk fisik modem USB kebanyakan juga tidak terlalu bongsor. Masih kalah besar dibandingkan mouse.
Kelemahan yang lain saya kira juga masih ada, tergantung dengan pengalaman masing-masing pengguna. Terlalu banyak mengulas kelemahan nanti dikira menjelek-jelekkan atau black campaign. Ini kan musim kampanye 

Saran sebelum membeli modem USB

Nah yang terakhir adalah saran bagi Anda yang sedang berburu modem USB. Saran pertama adalah jangan beli dulu sebelum mencoba koneksinya di rumah Anda. Ini sebenarnya lebih ke pemilihan kartu, tetapi kan jadi mubadzir kalau ternyata semua operator terasa lemot di tempat Anda.
Pinjam dulu modem dan kartu punya teman. Coba kartu A dan kartu B. Bisa konek gak. Kalau bisa konek berarti bisa dipertimbangkan untuk membeli modem USB. Lalu bandingkan cepat mana antara operator A dan operator B. Belilah yang terasa lebih cepat. Tapi beli juga yang terasa lebih lambat, sebagai cadangan. Karena bisa dikatakan semua sinyal operator itu angin-anginan. Terkadang A terasa lebih cepat, di lain waktu terasa lebih lambat.
Pertimbangan lain tentunya harus disesuaikan dengan budget dan teknologi yang akan keluar. Ingat bahwa sebentar lagi di Indonesia akan dioperasikan sinyal WiMax yang kecepatannya bisa berkali-kali sinyal HSDPA atau 3,5G. Kalau ada sih belilah modem yang sudah support teknologi itu. Kalau belum ada ya beli saja seadanya.
Oia, saat ini banyak operator CDMA yang menawarkan internet murah, seperti SMART itu lho. Kalau kebutuhan akses internetnya cuman untuk cek email, chatting dan facebookan, sudah cukup lah. Tapi kalau mau download-download kayaknya perlu dipertimbangkan masalah kemampuan maksimal downloadnya, berapa kilobyte per second.

Nama Anda - 05.57

Sujud bermanfaat lohh,,

Sujud legakan sistem pernafasan. Mungkin banyak di kalangan umat Islam tidak sadar
mengenai berbagai hikmah yang tersembunyi ketika sujud. Pada hal, kita perlu sadari bahwa tiada sesuatu pun ciptaan dan suruhan Allah s.w.t. yang sia-sia, malah setiap ciptaan itu mempunyai kelebihan yang selalu tidak terjangkau oleh akal manusia.
Manusia melakukan sujud dalam dua bentuk, yaitu sujud fisik seperti ketika sholat dan sujud spiritual berbentuk ketaatan kepada perintah Allah s.w.t. dan menjauhi larangan Nya. Ulama mengatakan sujud ketika sholat adalah waktu dimana manusia berada paling hampir dekat dengan Allah s.w.t. dan mereka menyarankan kita untuk bersujud lebih lama.
Hikmah lainnya, sujud dapat melegakan sistem pernafasan dan mengembalikan posisi organ dalam tubuh ke tempat asalnya. Bernafas ketika sujud juga dapat :
- membetulkan kedudukan buah pinggang yang keluar sedikit dari tempat asalnya.
- membetulkan pundi peranakan yang jatuh.
- melegakan sakit hernia. (burut)
- mengurangi sakit ketika haid.
- melegakan paru-paru dari ketegangan.
- mengurangi kesakitan bagi pesakit apendiks atau limpa.
- kedudukan sujud adalah paling baik untuk beristirahat dan mengimbangkan sekitar bagian belakang
   tubuh.
- meringankan bagian pelvis.
- memberi dorongan supaya mudah tidur.
- menggerakkan otot bahu, dada, leher, perut serta punggung ketika akan sujud dan bangun dari sujud.
- pergerakan otot itu menjadikan ototnya lebih kuat dan elastik, secara otomatis memastikan kelancaran
   perjalanan darah yang baik.
- bagi wanita, pergerakan otot itu menjadikan buah dadanya lebih baik, mudah berfungsi untuk
   menyusukan bayi dan terhindar daripada sakit.
- mengurangkan kegemukan.
- pergerakan bahagian otot memudahkan wanita bersalin, organ peranakan mudah kembali ke tempat
   asalnya serta terhindar daripada sakit gelombang perut (convulsions).
- organ terpenting yaitu otak manusia menerima banyak bekalan/ pasokan darah dan oksigen.
- menghindarkan pendarahan otak jika tiba-tiba menerima pengepaman darah ke otak secara kuat dan
   mengejut serta terhindar penyakit saluran darah dan sebagainya.
Dari segi psikologi pula, sujud membuatkan kita merasa rendah diri di hadapan Yang Maha Pencipta sekaligus mengikis sifat sombong, riak, takabur dan sebagainya.
Dari segi pengobatan, kesan sujud yang lama akan menambah kekuatan aliran darah ke otak yang dapat menghindarkan pening kepala dan migrain, menyegarkan otak serta menajamkan akal fikiran sekaligus menguatkan mentalitas seseorang.
Menurut kajian, terdapat beberapa urat saraf di dalam otak manusia yang tidak dimasuki darah sedangkan setiap inci otak manusia memerlukan darah yang cukup untuk berfungsi secara normal dan sempurna.
Rasulullah saw bersabda maksudnya: “Siapa yang menjurusi satu jalan untuk mencari
ilmu nescaya Allah akan mempermudahkan padanya jalan ke syurga.” (Sahih Muslim)

Nama Anda - 04.27